Amien Rais Puji Aksi Ketua BEM UI Beri Kartu Kuning untuk Jokowi

serambisumatera.com – Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais memuji aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia ( BEM UI) Zaadit Taqwa yang mengacungkan “kartu kuning” kepada Presiden Joko Widodo.

“Saya melihat kehebatan Zaadit Taqwa ini memecah kebuntuan ketakutan yang sudah sedemikian merata,” kata Amien Rais dalam diskusi ‘Kartu Kuning’ dan Gerakan Mahasiswa Zaman Now’ yang digelar di Kantor DPP PAN, Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Amien mengatakan, aksi yang dilakukan Zaadit merupakan sebuah aksi yang sederhana.

Namun, aksi mengacungkan kartu kuning sambil meniupkan peluit itu berhasil membuat hentakan.

Sebab, aksi itu dilakukan langsung di hadapan Jokowi saat ia menghadiri Dies Natalis di Kampus UI beberapa waktu lalu.

“Tapi itu kan Pak Dodo sudah selesai (memberi sambutan) baru dia nyemprit. Kalau tengah-tengah (sambutan) agak kurang ajar. Tapi itu sudah selesai. Saya kira dipidanakan juga tidak bisa,” kata Amien.

Amien Rais berharap, aksi Zaadit tersebut bisa jadi pemicu bagi mahasiswa dan aktivis lain untuk terus bersikap kritis terhadap pemerintah.

Ia berharap mahasiswa tidak tunduk pada kekuasaan.

“Ketika semua melempem muncul Zaadit ini. Ini jadi pemicu. saya harap akan terus menggelinding. Dan saya walau sudah tua akan tetap ikut bersama,” ucap Amien.

Mantan Ketua MPR itu menambahkan, tuntutan yang disampaikan BEM UI kepada Jokowi masih tergolong minim.

Dalam tuntutannya, BEM UI hanya menyampaikan tiga hal, yakni terkait gizi buruk di Asmat, dwifungsi TNI-POLRI dan aturan soal Organisasi Mahasiswa.

Harusnya, kata Amien, lebih banyak lagi tuntutan yang bisa disampaikan oleh mahasiswa UI kepada Jokowi.

Misalnya, terkait permasalahan ekonomi yang membuat kehidupan rakyat semakin sulit.

“Tapi saya kira bangsa ini terima kasih ke Zaadit. Bahwa yang dikasih peringatan dari UGM, ya saya bangga. Jangan malu-maluin UGM lah ya,” kata alumnus UGM ini disambut tawa hadirin.

Sebelumnya, Generasi Muda DPP PAN memberikan “Kartu Hijau” untuk kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Aksi itu sebagai bentuk apresiasi atas kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Kartu merah stop, kartu kuning peringatan, ada pelanggaran, kalau kartu hijau jalan terus. Kita dukung (Jokowi) menuntaskan agendanya sampai 2019,” ujar Ketua Departemen Kominfo DPP PAN, Rizki Aljupri di The Atjeh Connection SCBD, Jakarta, Selasa (6/2/2018).

Dengan dukungan yang diberikan, Rizki berharap Jokowi akan bisa menuntaskan berbagai program kerjanya sampai akhir masa pemerintahan tahun 2019.

“Semoga banyak yang bisa dituntaskan. Kita sedih kok minim sekali apresiasi kepada pemerintah. Padahal sudah banyak prestasi yang diraih,” kata dia. (net)

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *